Bukan Senja
Aku ingin bercerita
Tentang tingkah alam yg bijaksana
Dia selalu tersenyum
Meski mendung datang mengguyur
Dia selalu tegar walau petir menyambar-nyambar
Kini dia sedang bersembunyi
Entah malu untuk bertemu atau khawatir karena cemburu
Dia selalu diam
Namun percikan tatapannya begitu tajam
Tidak ada yang tahu
Dengan gerak-geriknya yang lucu
Tak ada yang menduga
Dengan alunan kakinya yang selalu meraba-raba
Alurnya begitu abstrak
Sampai-sampai pernah diriku tersesat
Namun diujung sana
Semu pelangi muncul menggeliat
Membuatku bahagia ingin mendekat
Masih kunanti
Sebelum dia redup, lalu mati
Tentang tingkah alam yg bijaksana
Dia selalu tersenyum
Meski mendung datang mengguyur
Dia selalu tegar walau petir menyambar-nyambar
Kini dia sedang bersembunyi
Entah malu untuk bertemu atau khawatir karena cemburu
Dia selalu diam
Namun percikan tatapannya begitu tajam
Tidak ada yang tahu
Dengan gerak-geriknya yang lucu
Tak ada yang menduga
Dengan alunan kakinya yang selalu meraba-raba
Alurnya begitu abstrak
Sampai-sampai pernah diriku tersesat
Namun diujung sana
Semu pelangi muncul menggeliat
Membuatku bahagia ingin mendekat
Masih kunanti
Sebelum dia redup, lalu mati
Komentar
Posting Komentar