Aku Senang Bersama Mereka

Entah atas dasar apa aku menulis tentang hal ini.


Sore tadi aku masih bermanja-manja dengan gerimis yang tiba-tiba jatuh saat kami sedang melakukan 'pemotretan'. Itu adalah tradisi kami bagaimana cara kami melakukan reuni setiap kali terdapat event yang memiliki sekat untuk memisahkan kami berlima dengan melibatkan jarak dan waktu. Sungguh sore yang cantik dengan sedikit gerimis manja. Aku sungguh tak pernah menolak bahwasanya aku memiliki kepentingan di saat jam-jam dia jatuh. Aku selalu berlapang dada dengan ketibaannya. Sontak hatiku bingung haruskah aku melanjutkan perjalanan sesuai jadwal agar aku menginginkan apa yang harus aku dapat atau aku menahan ego agar aku tak terjebak dengan nafsu yang tak pernah padam sampai menungguku mati. Aku tak pernah mengeluh  dengan keadaan yang menyudutkanku, hanya saja mengapa semua hal itu membuatku berpikir jauh dengan apa - apa yang akan terjadi jika aku mengambil pasrah pada salah satunya. Juga, aku selalu berpikir apa yang seharusnya dan sebenarnya tidak patut untuk dipikir karena tak terlalu penting. Aku selalu mengujar-ujar dalam hati tentang hal remeh temeh sekalipun. Hal itu menjadikanku....seorang yang pemikir dan khawatir.
Kisahku tadi sore, aku senang bersama mereka dan memiliki mereka.

Entah ada hubungannya atau tidak dengan deskripsiku, aku hanya ingin memperlihatkan foto ini bahwa sore memang menjadi teman kami selama kami saling mengenal satu sama lain.


Komentar

Postingan Populer