Sajak Menuju Lupa

Tetap tumbuh walau harus berseteru
Pada ingatan2 lama yang kadang malas dilupakan
Aroma kenangan yg terkadang mendekat
Menusuk sampai tulang rusuk
Membenci bukan sebuah alasan
Karena rasa yang kunjung pudar

Berhenti..
Berhentilah sayang..
Aku lelah untuk berlari lari
Detakmu masih kurasa
Pada radius dimanapun kau terjaga

Mungkin dulu adalah ambisi belaka
Sekarang hanyalah sebuah omongan hampa
Mungkin dulu terlalu menggebu
Namun sekarang telah kelabu

Maafkan..
Maafkan sayang..
Ternyata cerita itu benar
Bagai..
Pungguk merindukan bulan

Komentar

Postingan Populer